Di balik kecelakaan yang merenggut delapan korban jiwa itu, terdapat kisah pilu.
Salah seorang korban selamat bernama Sugiarti menuturkan, peristiwa itu merupakan insiden paling mengerikan dalam hidupnya.
Sugiarti menuturkan, kejadian bermula saat kendaraan roda empat yang diisi oleh lima penumpang itu hendak pergi ke Bekasi.
Saat hendak melewati pintu otomatis, kartu e-Tol yang digunakan tidak terbaca sehingga palang tidak terbuka.
Sang suami dari Sugiarti itu kemudian berinisiatif untuk bertanya kepada petugas, lalu diarahkan untuk meminjam kartu e-Tol kepada pengendara lain yang ada di belakangnya.
"Itu e-Toll suami saya nggak bisa dipakai rusak, terus nanya ke bapak satpam katanya nanti tunggu yang belakang, suami saya turun mau minta tolong ke mobil yang belakang," ungkap Sugiarti kepada wartawan di RSUD Ciawi, Kota Bogor, pada Rabu, 5 Februari 2025.
Sugiarti kemudian menyebut, suaminya sudah berada di luar mobil dan tiba-tiba peristiwa kecelakaan itu terjadi.
Istri korban tewas, Yana Mulyana itu mengaku saat itu dirinya bersama penumpang lain sedang berada di dalam mobil ketika terhantam oleh kendaraan truk besar dari arah belakang.
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Gerbang Tol Ciawi: Truk Diduga Rem Blong, 8 Orang Tewas di Tempat
Sugiarti mengaku tidak bisa mengingat dengan jelas kejadian tersebut karena terjadi begitu cepat tanpa adanya tanda-tanda apapun sebelumnya.
"Jadi langsung gitu nggak ada tanda-tanda gimana, tidak ada sama sekali. Saya tidak tahu ada berapa mobil, sadar-sadar itu sudah kebakar yang pinggir," ungkapnya.
Akibat insiden ini, Sugiarti mengalami luka pada sejumlah bagian tubuhnya yaitu di kepala serta luka lecet pada bagian tangan.
Kemudian anaknya yang masih berusia 3,5 tahun turut menjadi korban dan terluka pada bagian kepala dan tangan.