SIKKA, PORTALOKA.ID - Seorang petani yang berinisial BK (56) telah menjadi korban penganiayaan oleh seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa ( ODGJ ) yang berinisial LH (36).
Peristiwa yang terjadi pada Sabtu, 1 Februari 2025, sekitar pukul 10.00 Wita, tersebut telah meresahkan warga Dusun Kloangaur, Desa Watudiran,Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.
Berdasarkan keterangan para saksi di lokasi kejadian, LH tiba-tiba menyerang BK dengan menggunakan benda tajam.
Akibat dari penyerangan tersebut, pada bagian tubuh BK mengalami luka gores.
Warga yang melihat kejadian tersebut, langsung melaporkannya ke Polsek Waigete, karena khawatir akan ada korban baru.
Pihak kepolisian yang menerima laporan tersebut, segera bergerak cepat menuju ke lokasi untuk mengamankan pelaku LH.
Kapolsek Waigete, IPTU Wayan Artawan, terjun langsung bersama empat personilnya menuju lokasi kejadian.
Pihak kepolisian berkoordinasi dengan pemerintah Desa Watudiran serta pihak keluarga LH untuk melakukan proses pengamanan.
Akhirnya tim berhasil mengamankan LH tanpa adanya perlawanan, pada Minggu, 2 Februari 2025, sekitar pukul 10.30 Wita, dan mengendalikan situasi yang sempat membuat warga ketakutan.
Kemudian korban BK dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Waigete untuk mendapatkan pertolongan medis.
Setelah merantau di Kalimantan Timur selama sembilan tahun, LH diketahui mengalami gangguan jiwa sejak 2022 lalu.
LH pernah terlibat kasus pembunuhan terhadap istrinya yang sedang hamil dan anak perempuannya yang berusia dua tahun di Samarinda.