PORTALOKA.ID – Beberapa bulan terakhir, lembaga riset pasar, Ipsos merilis tujuh profesi yang paling tidak dipercaya masyarakat.
Dalam survei yang dilakukan, polisi menempati urutan kedua setelah politisi. Hal ini menunjukkan adanya keresahan masyarakat terhadap profesi ini.
Dalam beberapa kasus, kinerja kepolisian juga dirasa kurang maksimal sehingga memungkinkan keraguan masyarakat terhadap polisi.
Salah satunya yakni kekurangsigapan polisi dalam menangani kasus penggelapan mobil sewaan atau rental.
Dalam kejadian itu, polisi dianggap meremehkan kasus yang disampaikan oleh pihak pelapor.
Warganet pun turut berkomentar atas kurang sigapnya penanganan yang dilakukan.
"Sebaiknya Polri segera me-release Pricelist resmi jika masyarakat ingin melapor/meminta jasa Polisi. Agar masyarakat tidak berharap/menunggu/kecewa di belakang.”
“Misal... Super Premium Service: 400jt, Cepat Tanggap: 80jt, Agak Tanggap: 40jt, Normal: 20jt, Biasa: Gratis," tulis akun X @el_avraham, Sabtu, 4 Januari 2025.
Lantas, seberapa persen sih pengalaman buruk masyarakat Indonesia terhadap polisi?
Berdasarkan survei yang dilakukan GoodStats terhadap 1.000 responden nasional, mayoritas masyarakat pernah merasakan pengalaman buruk dengan pihak kepolisian.
Hasil survei yang dilakukan pada 1-8 Juni 2024 itu, menunjukkan bahwa tingkat pengalaman buruk mencapai 79%.
Sementara, sebanyak 22% responden menjawab tidak pernah merasakan pengalaman buruk atau kurang menyenangkan dengan polisi.