Minggu, 19 Juli 2026

Ini Panduan Makan Bergizi Gratis di Pesantren yang Diterbitkan Kemenag Beserta Jadwalnya

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Minggu, 5 Januari 2025 | 19:11 WIB
Panduan Makan Begizi Gratis di lingkungan pesantren (Instagram @pco.ri)
Panduan Makan Begizi Gratis di lingkungan pesantren (Instagram @pco.ri)

PORTALOKA.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MGB) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto bakal segera dilaksanakan.

Menurut informasi yang dihimpun, program tersebut mulai dilaksanakan pada Senin, 6 Januari 2025.

Program Makan Bergizi Gratis diberikan kepada siswa dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Tidak hanya untuk siswa di sekolah, MGB juga diberikan untuk santri di pondok pesantren.

Baca Juga: Prabowo Perintahkan Bahan Baku Makan Bergizi Gratis Bersumber dari Desa: untuk Mengerakkan Ekonomi Masyarakat

Guna mendukung program tersebut, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 10 tahun 2024 tentang Panduan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lingkungan Pesantren.

Surat edaran tersebut diterbitkan pada 31 Desember 2024.

Direktur Jenderal Pendis Abu Rokhmad mengatakan, surat edaran tersebut diperuntukkan bagi seluruh pondok pesantren di Indonesia.

"Seluruh entitas Pendidikan Islam siap menyukseskan Makan Bergizi Gratis yang merupakan program prioritas Presiden Prabowo. Edaran kali ini kami terbitkan untuk menjadi panduan implementasi MBG di pondok pesantren," tutur Abu Rokhmad dalam keterangannya, Minggu, 5 Januari 2025.

Baca Juga: Kapan Makan Bergizi Gratis Dimulai? Intip Jadwal Pembagiannya dari PAUD hingga SMA

Menurut Abu Rokhmad, program ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga penguatan karakter peserta didik.

Panduan Makan Bergizi Gratis di Pesantren

Dalam surat edaran yang dikeluarkan Ditjen Pendis, di antaranya berisi tata cara pelaksanaan MBG, termasuk pembiasaan peserta didik untuk mempraktikkan nilai spiritual, seperti etika makan dan minum.

Oleh sebab itu, pimpinan pesantren diimbau agar melaksanakan program MBG sebagai salah satu langkah strategis meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, baik dari segi kesehatan maupun moral peserta didik.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Sumber: Kemenag

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X