berita

Bisnis Stik Sukun di Jogonalan Klaten Omzet Puluhan Juta Rupiah, Kisahnya Berawal dari Modal Jual Motor, Cocok untuk Oleh-oleh Rasanya Gurih

Selasa, 31 Desember 2024 | 08:29 WIB
Seorang warga Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Sengon Rus Dwiyono (41) sukses menjalankan bisnis stik sukun. (Tim Portaloka.id)

KLATEN, PORTALOKA.ID - Seorang warga Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Sengon Rus Dwiyono (41) sukses menjalankan bisnis stik sukun.

Ia berhasil mengolah buah sukun menjadi cemilan stik sukun yang memiliki cita rasa gurih dan tekstur yang empuk.

Buah sukun ia olah hingga menjadi camilan yang memiliki nilai jual tinggi dan mengahasilkan omset puluhan juta.

Sengon Rus Dwiyono menggeluti bisnis stik sukun di rumahnya, di Desa Plawikan, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Baca Juga: Soto Bebek Khas Klaten Cuma Rp 9 Ribu, Resep Warisan Leluhur Sejak 1987, Kuah Bening Gurih Manis, Cocok untuk Kulineran Bareng Ayang saat Weekend

Ia memulai bisnis stik sukun itu sejak tahun 2009.

Usahanya itu pun kini membawa berkah yang melimpah bagi dirinya dan keluarga.

Seorang warga Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Sengon Rus Dwiyono (41) sukses menjalankan bisnis stik sukun. (Tim Portaloka.id)

Di awal merintis usaha, Sengon Rus Dwiyono sempat menjual motornya untuk modal awal bisnis stik sukun.

Awalnya Sengon Rus Dwiyono melihat buah sukun yang banyak ditemukan di sekitar wilayah Klaten.

Baca Juga: Mencicipi Kepelan Camilan Unik Khas Klaten yang Legendaris, Nikmat Dimakan saat Masih Hangat Pakai Sambal Bawang yang Pedas Mantap

Saat itu, buah sukun hanya dihargai sekitar Rp 3 ribu hingga Rp 4 ribu per kilogramnya.

Setelah diolah menjadi camilan, buah sukun ini memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Cara membuatnya tidak terlalu ribet.

Halaman:

Tags

Terkini