KLATEN, PORTALOKA.ID - Y (44), pelaku penganiayaan dan perampokan terhadap H (43) warga Kecamatan Ambarawa mengaku kalau dirinya seorang duda.
Namun ternyata, Y sudah memiliki istri dan anak.
"Menyesal sekali. Saya mengakunya duda," kata Y di Mapores Klaten, Jumat, 27 Desember 2024.
"Keluarga ya kecewa," imbuhnya.
Y nekat melakukan aksi penganiayaan dan perampokan kepada teman kencannya H karena lantaran terhimpit ekonomi.
"Karena kebutuhan ekonomi, gelap mata. Saya ingin memiliki harta korban. Saat itu korban tidak melawan," ucapnya.
"Pelaku ini pada dasarnya suka dengan korban. Namun, karena faktor ekonomi munculnya niat itu," imbuh Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Yulianus Dica Ariseno Adi.
H dan Y pertama kali kenal tahun 2022 melalui aplikasi pencarian jodoh Tantan.
Mereka lalu intens komunikasi melalui WhatsApp.
"Menurut pengakuan korban, pertemuan antara korban dan tersangka kurang lebih 3 kali," kata Kapolres Klaten, AKBP Warsono.
"Antara korban dan tersangka, sekira minggu kedua di Bulan Desember 2024, sudah ada janji untuk bertemu kembali."