Baca Juga: Santri di Simo Boyolali Dituduh Mencuri HP lalu Dibakar oleh Tamu di Pondok Pesantren
GSD menyuruh adiknya untuk memanggil SS yang disebut sudah mencuri HP.
SS bertemu GSD di ruang tamu Ponpes.
Dalam obrolan tersebut, GSD menyebut SS mengambil HP milik adiknya, E.
"Pelaku datang ke pondok setelah diberitahu adiknya yang kebetulan juga santri."
"Adiknya mengabarkan kalau HP miliknya diambil korban sehingga tersangka datang ke pondok untuk tanya langsung ke korban," katanya.
"Saat datang ke pondok tersangka sudah menyiapkan BBM Pertalite dalam botol bekas minuman," imbuhnya.
GSD menyiramkan BBM ke tubuh korban sambil menanyakan "benarkah kamu mengambil HP adik saya" tetapi korban menjawab tidak mengambil HP milik E.
Pertanyaan itu berulang kali diucapkan oleh pelaku.
Sementara korban bersikukuh mengatakan tidak mengambil HP.
"Di dalam ruangan tersebut, pelaku menginterogasi korban sambil menuduhnya mencuri handphone."
"Pelaku bahkan mengancam korban," ujar Iptu Joko Purwadi.
Saat datang, GSD bawa botol plastik berisi bensin yang awalnya untuk menakut-nakuti korban.