Suratno melanjutkan cuaca ekstrem disertai hujan lebat biasa terjadi di Kecamatan Andong, Klego, Nogosari dan Kemusuk.
Sementara angin puting beliung sering terjadi di Kecamatan Ngemplak, Mojosongi, Sambi, Teras dan Simo.
Suratno mengimbau warga Boyolali, tim siaga bencana desa dan relawan untuk meningkatkan kepedulian pada lingkungan.
Diharapkan warga bergotong royong dengan relawan dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan.
"Bencana alam itu urusan bersama, tanggungjawab bersama, bukan hanya pemerintah saja."
"Bersih-bersih sungai, selokan bisa dilakukan untuk antisipasi dan meminimalisir dampak," ucapnya.
Suratno juga meminta warga Boyolali untuk taat pada rekomendasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG.
Ia meminta warga untuk mengikuti petunjuk dari BMKG, sehingga dapat meminimalisi bencana.
Warga bisa mengubungi Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana atau Pusdalops apabila terjadi potensi ancaman bencana alam.
Hal itu dilakukan untuk mitigasi sehingga bisa mengurangi dampak yang ditimbulkan. ***