WONOGIRI, PORTALOKA.ID - Kontingen Wonogiri terpaksa gigit jari karena hanya berstatus sebagai penggembira pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) SD/SMP tingkat Provinsi Jawa Tengah 2024.
Hal ini dikarenakan kelalaian Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Wonogiri.
Usut punya usut, staf Disporapar Wonogiri telat mendaftakan atlet dan cabang olahraga (cabor).
Saat melakukan pendaftaran ternyata sudah melewati masa registrasi.
Karena telat mendaftar, para atlet Wonogiri tak bisa mengikuti pertandingan seperti atlet lainnya.
Kejadian itu dibenarkan oleh oficial salah satu cabor yang enngan disebut namanya.
Ia mengatakan Disporapar Wonogiri sempat berkoordinasi dengan Disporapar Jawa Tengah dan hasilnya kontingen Wonogiri tetap bisa mengikuti Popda di beberapa cabor tetapi hanya berstatus sebagai penggembira.
Para atlet dari Wonogiri hanya bisa melakukan pertandingan kualifikasi dan tidak bisa ikut pertandingan eliminasi.
Baca Juga: Selebgram Cantik di Wonogiri Diciduk Polisi Gegara Endorse Situs Judi Online, Segini Upahnya
Itu artinya, kontingen Wonogiri tidak bisa mendapatkan juara.
"Bisa ikut pelipur lara saja, tidak bisa dapat juara," ujarnya.
Sedianya ada sebanyak 107 atlet dan official dari Wonogiri yang berangkat ke Popda Jateng.
Namun, karena insiden ini hanya puluhan orang saja yang akan berangkat.