Baca Juga: Korban Pembacokan Peserta CPNS di Sleman Yogyakarta, Alami Lumpuh Separuh Badan, Begini Kondisinya
"Pengurus pondok pesantren sudah membawa korban ke Rumah Sakit Rizki Amalia Lendah, dan setelah ditangani oleh tim medis selanjutnya korban dinyatakan meninggal dunia," ungkapnya.
Di sisi lain Kapolsek Sentolo, AKP Julianta Kusnadi, mengatakan insiden ini murni kecelakaan.
Sehingga tidak ada pemeriksaan lebih lanjut.
"Iya betul insiden kecelakaan sehingga tidak ada pemeriksaan lanjutan karena murni kecelakaan. Pihak keluarga juga sudah menerima peristiwa ini sebagai kecelakaan," ucapnya.
Atas kejadian ini, Julianto mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika mengerjakan konstruksi bangunan di dekat aliran listrik.
Diharapkan tidak teledor yang berakibat fatal hingga nyawa seseorang melayang.
"Kami dari kepolisian mengimbau kepada warga masyarakat ketika punya gawe seperti ini yang memang dekat dengan listrik ya untuk hati-hati. Jangan sampai teledor sehingga barang yang dipasang nyangkut tegangan tinggi yang berakibat fatal sampai memakan korban," tandasnya.***