berita

Diduga Nongkrong, Pria Kalasan Sleman Yogyakarta Tertemper KA Singasari di Stasiun Brambanan-Maguwo, Korban Meninggal Dunia

Senin, 7 Oktober 2024 | 13:11 WIB
Ilustrasi rel perlintasan yang menjadi lokasi Kecelakaan Kereta Api Singasari vs pria asal Sleman, D.I Yogyakarta pada Minggu, 6 Oktober 2024 (Freepik)

Baca Juga: Si Jago Merah Hanguskan Gudang Rongsokan di Bantul Yogyakarta, Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian hingga Ratusan Juta

Krisbi bilang, KA Singasari sudah melakukan usaha untuk mencegah adanya kecelakaan dengan pengereman.

Kemudian, kereta api baru bisa berhenti di Stasiun Lempuyangan.

Lebih lanjut kata Kribsi, pihaknya lalu mengecek keadaan KA Singasari dan dinyatakan aman untuk melanjutkan perjalanan.

"KA Singosari hanya melakukan pengereman saja dan berhenti di Lempuyangan. Karena rangkaian diperiksa baik, maka KA Singosari melanjutkan perjalanan," katanya.

Baca Juga: 4 Fakta Wanita Gantung Diri di Bantul Yogykarta, Korban Investasi Bodong dan Jarang Keluar Rumah

 

Disisi lain korban telah ditangani oleh Polsek Berbah.

Kapolsek Berbah AKP Dwi Daryanto mengatakan pihaknya masih mendalami peristiwa kecelakaan KA Singasari vs seorang pria asal Kalasan, Sleman.

Daryanto bilang, dugaan sementara dalam peristiwa ini, korban yang nongkrong di rel perlintasan KA.

Akibatnya, korban mengalami luka yang sangat berat dan meninggal dunia. 

Baca Juga: ISUZU Dump Truk Pengangkut Batu Terguling di Jalan Turi-Pakem Sleman D.I Yogyakarta, Dipicu Pecah Ban, Tidak Ada Korban Jiwa

Korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY.

"Alasan korban berada di rel masih kami dalami, termasuk dugaan nongkrong. Untuk korban meninggal dunia karena lukanya sangat berat. Jenazahnya sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY," katanya.***

 

Halaman:

Tags

Terkini