Krisbi bilang, KA Singasari sudah melakukan usaha untuk mencegah adanya kecelakaan dengan pengereman.
Kemudian, kereta api baru bisa berhenti di Stasiun Lempuyangan.
Lebih lanjut kata Kribsi, pihaknya lalu mengecek keadaan KA Singasari dan dinyatakan aman untuk melanjutkan perjalanan.
"KA Singosari hanya melakukan pengereman saja dan berhenti di Lempuyangan. Karena rangkaian diperiksa baik, maka KA Singosari melanjutkan perjalanan," katanya.
Baca Juga: 4 Fakta Wanita Gantung Diri di Bantul Yogykarta, Korban Investasi Bodong dan Jarang Keluar Rumah
Disisi lain korban telah ditangani oleh Polsek Berbah.
Kapolsek Berbah AKP Dwi Daryanto mengatakan pihaknya masih mendalami peristiwa kecelakaan KA Singasari vs seorang pria asal Kalasan, Sleman.
Daryanto bilang, dugaan sementara dalam peristiwa ini, korban yang nongkrong di rel perlintasan KA.
Akibatnya, korban mengalami luka yang sangat berat dan meninggal dunia.
Korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY.
"Alasan korban berada di rel masih kami dalami, termasuk dugaan nongkrong. Untuk korban meninggal dunia karena lukanya sangat berat. Jenazahnya sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY," katanya.***
Artikel Terkait
Truk Molen Menemper Kereta Api Taksaka di Daerah Operasional 6 Yogyakarta, Dipicu Sopir Tak Indahkan Sirine
5 Fakta Kecelakaan Kereta Api Taksaka vs Truk Molen di Bantul Yogyakarta, PT KAI Tindak Tegas dan Sopir Diamankan Polisi
Aksi Heroik Penjaga Palang Pintu Perlintasan Sebelum Kecelakaan Kereta Api Taksaka vs Truk Molen di Bantul Yogyakarta, Berikan Rambu Bahaya
PT KAI Rugi Rp1,9 Miliar Akibat Kecelakaan Kereta Api Taksaka vs Truk Molen di Bantul Yogyakarta, Ini Sumber Kerusakan
Lokomotif Kereta Api Taksaka Rusak Berat, Inilah Kondisi Masinis dan Asistennya Pasca Tertemper Truk Molen di Bantul Yogyakarta
PT KAI Belum Laporkan Sopir Truk Molen yang Menemper Kereta Api Taksaka di Bantul Yogyakarta, Ini Alasannya