Menurut Samiyono kecelakaan dipicu oleh kendaraan manual yang dikendarai AU (44) tidak kuat menanjak saat ada di jalanan berkelok.
Kemudian mobil putih itu akhirnya terperosok dan terguling di jurang.
"Mobil melaju dengan kecepatan sedang, pada saat tanjakan dan berkelok mobil tidak kuat menanjak akhirnya terperosok turun ke bawah," jelas dia.
3. Dua Korban Jalani Observasi di Rumah Sakit
Akibat kecelakaan ini, Samiyono membeberkan 2 orang harus menjalani obsersasi di Rumah Sakit Panti Nugroho.
Sementara, sisanya kembali melanjutkan kegiatan pengajian di kawasan Ngepring.
"Dua orang observasi di RS Panti Nugroho dan 4 orang sudah langsung pulang dari RS dan langsung ikut mengaji," ucapnya.
4. Mobil Rusak Parah
Dari kecelakaan yang terjadi, mobil mengalami beberapa kerusakan parah.
Samiyono mengatakan mobil putih itu kondisinya ringsek bagian atas, kaca belakang pecah hingga bodi penyok dan baret.
"Mobil mengalami kerusakan pada bagian atas ringsek, kaca belakang pecah, penyok bodi dan baret," pungkas Samiyono.
Itulah 4 fakta mobil rombongan emak-emak pengajian terguling di Sleman, D.I Yogyakarta.***