"Ayu tidur diluar, digigitan nyamuk, saya tepuk," kata Udin.
Dari tepukan Udin, Ayu pun terbangun dan kembali tidur lagi.
"Dia bangun, kenapa yah?" kata Udin menirukan sang putri.
Kemudian kata Udin, lalu mengoles lotion anti nyamuk pada kaki dan tangan putrinya.
"Habis itu saya sofelin kakinya, saya usap-usap semua dari ujung kaki sama tangannya," sambungnya.
Tak hanya oles lotion, kemudian Udin menyalakan kipas angin agar Ayu tak digigit nyamuk lagi.
"Ambil kipas angin, saya sorotin ke badan dia," imbuh Udin.
Setelah dinyalakan kipas angin badan Ayu tampak membungkuk seperti kedinginan.
Pria berkemeja abu-abu melihat Ayu kedinginan lalu memberinya selimut.
"Saya lihat badannya bongkok, saya selimutin badannya, dia kedinginan pasti," kata Udin lagi.
Entah mengapa kata Udin, saat itu dia tiba-tiba meneteskan air mata.
"Saya nangis nyelimutin dia pak," tandasnya.***