Di jalan depan masjid, gerombolan pemotor berhenti.
Para pembonceng turun bawa celurit panjang dan parang dan lari ke utara.
Terlihat juga ada yang melempar tong sampah.
Setelah itu motor lainnya menyusul ke selatan.
Beberapa orang bawa senjata tajam ikut lari lalu naik ke motor kemudian jalan ke arah selatan.
2. Bikin Resah Warga
Peristiwa penyerangan gerombolan pemotor bawa senjata tajam itu bikin resah warga.
Satu rumah warga mengalami kerusakan akibat diserang oleh gerombolan pemotor.
Pemilik rumah, Bambang mengatakan saat kejadian ia dan istri berada di dalam rumah.
Bambang tidak berani keluar rumah karena merasa takut dan khawatir.
"Saya enggak keluar, di dalam sama istri, di dalam enggak berani keluar," tutur Bambang.
Bambang menyebut gerombolan pemotor terlihat membawa senjata tajam seperti parang panjang.