berita

NGERI! Warga Jakarta Keluhkan NIK-nya Dicatut untuk Dukung Paslon Gubernur Dharma Pongrekun-Kun Wardana

Jumat, 16 Agustus 2024 | 18:02 WIB
Paslon gubernur dan wakil gubernur Jakarta Dharma Pongrekun dan Kun Wardana diduga catut NIK warga (Twitter)

PORTALOKA.ID - Warga Jakarta dibuat resah dengan pencatutan Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk mendukung pasangan calon gubernur jalur independen.

Hal itu terlihat dari keluhan warga Jakarta yang diunggah ke media sosial pada Jumat, 16 Agustus 2024.

Bakal calon gubernur-wakil gubernur jalur perseorangan Jakarta, Dharma Pongrekun dan Kun Wardana diduka mencatut sejumlah NIK warga Jakarta.

Warga yang curiga mencoba mengecek NIK-nya melalui situs Info Pemilu KPU.

Baca Juga: Menteri PANRB: Tersedia 250.407 Formasi CPNS 2024 untuk Fresh Graduate, Ini Rinciannya

Dari tangkapan layar yang beredar di media sosial, diketahui banyak warga Jakarta yang NIK-nya dicatut tanpa izin.

Salah satunya diungkapkan warganet dengan akun @penguasahati. Ia membagikan hasil tangkapan layar yang menunjukkan namanya terdaftar sebagai pendukung pasangan Dharma Pongrekun dan Kun Wardana.

"Namaku digunakan sepihak. Sementara tidak pernah berikan dukungan. Kok bisa ini terjadi? Siapa yang berikan data-data ke para paslon ini? Siapa yang membocorkannya? KPU harus bertindak!" tulisnya di media sosial X, Jumat, 16 Agustus 2024.

Hal senada juga diungkapkan akun @pipis. Dia mengungkapkan, kalau NIK dirinya dan istrinya juga digunakan untuk mendukung pasangan calon dari jalur independen itu.

Baca Juga: 5 Poin Tuntutan Ormas Islam Terkait Larangan Berhijab bagi Paskibraka, di Antaranya Minta Kepala BPIP Yudian Wahyudi Dicopot

"Saya dan istri juga tidak pernah memberikan dukungan apapun kepada orang-orang yang tertera pada data di KPU ini. Bagaimana cara memperbaiki data saya?" tanyanya.

Sebagai informasi, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Dharma Pongrekun dan Kun Wardana dinyatakan memenuhi syarat untuk maju dalam Pilkada Jakarta 2024.

Pasangan ini sebelumnya dinyatakan tidak lolos tahap verifikasi faktual karena hanya memperoleh 183.001 data dukungan.

Namun, pada tahap verifikasi vaktual kedua, mereka berhasil mengumpulkan dukungan sebanyak 826.766 yang lolos verifikasi.

Halaman:

Tags

Terkini