"Asas hati-hati harus dikedepankan," ucap Sri Mulyani.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Cawas, Arik Sulistyorini mengatakan salah satu siswa yang turut tersetrum saat menolong FN masih dirawat di Rumah Sakit Islam Cawas.
Meski masih mengalami trauma namun kondisinya sudah membaik dan diperbolehkan pulang.
"Kondisi siswa masih syok, tapi untuk non psikis sudah bagus."
Baca Juga: Kronologi Tragedi Ketua OSIS SMAN 1 Cawas Klaten Meninggal Dunia Tersetrum saat Ultah Ke-18
"Insyaallah hari ini sudah boleh pulang."
"Untuk luka luar itu tidak ada, yang ada luka psikis hingga semua trauma," kata Arik Sulistyorini.
Arik Sulistyorini berencana akan merehab kolam taman sekolah.
Namun pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian.
Baca Juga: Ketua OSIS SMAN 1 Cawas Sempat Berenang Sebelum Meninggal, Keluarga: Dia Juga Kan Pinter Renang
Diberitakan sebelumnya, FN, Ketua Osis di SMAN 1 Cawas, Klaten, Jawa Tengah meninggal dunia karena tersetrum di kolam sekolah, Senin, 8 Juli 2024.
FN yang sedang berulang tahun diduga diceburkan ke kolam dan tersetrum listrik saat berpegangan pada kabel.
Peristiwa itu bermula saat FN dan 30 temannya mengadakan rapat.
Saat itu, teman-teman mengetahui kalau FN sedang berulang tahun.