Semenara itu, Kapolsek Cawas, AKP Umar Mustofa membenarkan hal tersebut.
Umar Mustofa mengatakan pihak keluarga FN meminta peristiwa tersebut tidak diproses hukum.
"Dari pihak korban tidak melaporkan kejadian tersebut dan meminta perkara tersebut untuk tidak diproses hukum."
"Cukup menerima kematian daripada si korban," katanya.
Baca Juga: Pantas Jadi Ketua Osis SMAN 1 Cawas Klaten, Sifat Asli FN Diungkap Keluarga dan Teman
Meski demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan.
Hingga saat ini sudah ada 6 orang yang dimintai keterangan.
Polisi juga akan meminta keterangan 1 orang yang saat ini masih berada di rumah sakit.
"Kami dari Polres masih melakukan penyidikan, melakukan pemeriksaan."
"Sampai saat ini sudah melakukan pemeriksaan terhadap 6 orang yang ada di lokasi."
"Mungkin nanti masih akan melakukan pemeriksaan lagi kepada salah satu yang saat ini masih ada di rumah sakit, yang informasinya kemarin juga kena strum."
"Ya tentunya setelah nanti melakukan pemeriksaan tambahan, dan kita akan gelar perkara ada unsur pidana atau tidak," ucapnya.
Baca Juga: Pantas Jadi Ketua Osis SMAN 1 Cawas Klaten, Sifat Asli FN Diungkap Keluarga dan Teman
Diberitakan sebelumnya, FN tewas karena tersetrum di kolam sekolah.