Baca Juga: Upacara Hari Santri 2026 di Pendopo Ciamis, Herdiat Ajak Santri Jaga Akhlak dan Kuasai Teknologi
Perkuat Toleransi dan Kerukunan Antarpelajar
Aang berharap sosialisasi tersebut mampu mendorong siswa membangun hubungan yang harmonis serta meningkatkan sikap saling menghargai di tengah perbedaan.
Para pelajar diharapkan dapat menjaga pergaulan, menghindari perselisihan, dan tidak mudah terlibat dalam konflik yang berpotensi berujung pada bentrokan.
Toleransi dan komunikasi yang baik menjadi modal penting dalam menjaga hubungan antarsiswa. Perbedaan pandangan seharusnya disikapi secara dewasa tanpa harus menimbulkan permusuhan.
Selain itu, perkembangan teknologi digital menuntut pelajar lebih cermat dalam menerima informasi dan menyikapi berbagai pengaruh dari luar. Sikap kritis diperlukan agar siswa tidak mudah terprovokasi oleh informasi atau ajakan yang berpotensi memicu konflik.
Baca Juga: Hari Santri Nasional 2026, MI Bojongsari Ciamis Gelar Upacara dan Lomba Kaligrafi
Ciptakan Lingkungan Pendidikan yang Aman
Sosialisasi pencegahan radikalisme dan kekerasan terhadap anak ini menjadi salah satu upaya meningkatkan pemahaman pelajar mengenai pentingnya perlindungan anak dan pencegahan konflik di lingkungan pendidikan.
Kesbangpol Ciamis berharap materi yang disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun pergaulan yang sehat, menghormati perbedaan, dan menjaga hubungan baik dengan teman sebaya.
Upaya tersebut perlu didukung melalui komunikasi dan kerja sama antara pihak sekolah, keluarga, pemerintah, serta masyarakat. Dengan demikian, potensi perselisihan dapat dikenali dan diantisipasi sejak dini.
Melalui sosialisasi ini, Kesbangpol Ciamis mendorong siswa SMA Negeri 2 Ciamis menjadi generasi yang menjunjung tinggi toleransi, menjaga persatuan, dan menolak segala bentuk kekerasan demi terwujudnya lingkungan belajar yang aman dan harmonis.***