berita

Sinyal Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi Mulai Oktober 2026, Bagaimana dengan Pertalite dan Biosolar?

Rabu, 30 September 2026 | 16:05 WIB
Potensi penyesuaian harga BBM nonsubsidi mulai Oktober 2026. (Instagram/pertaminapatraniaga)

PORTALOKA.ID - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi berpotensi akan mengalami penyesuaian harga mulai Oktober 2026.

Kabar tersebut pun turut diperkuat dengan harga minyak dunia dan pernyataan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Sinyal penyesuaian harga BBM nonsubsidi disampaikan oleh Wakil Menteri (Wamen) ESDM Yuliot Tanjung usai terjadi lonjakan harga minyak dunia yang hampir menembus US$107/barel.

Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi Oktober 2026

Harga BBM nonsubsidi yang bergerak mengikuti perkembangan pasar membuat penyesuaian dan evaluasi harus rutin dilakukan.

Baca Juga: Kenapa Nama 'Tak Terdaftar' di Aplikasi Cek Bansos? Calon Penerima Bantuan Tahap 4 Wajib Cek Hal Ini

Sehingga, tak ada ketetapan harga pada angka tertentu untuk BBM nonsubsidi.

Adapun BBM nonsubsidi yang digunakan oleh rakyat Indonesia adalah Pertamax, Pertamax Green, Pertamax Turbo, Dexlite, hingga Pertamina Dex.

“Untuk yang nonsubsidi akan disesuaikan dengan harga pasar. Kita evaluasi rata-rata dalam satu bulan, kira-kira penyesuaiannya berapa. Ya, peluang penyesuaian itu ada,” ungkap Yuliot kepada awak media di kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta pada Selasa, 29 September 2026.

Meski ada potensi kenaikan harga, namun Yuliot belum bisa memastikan perubahan harga BBM mulai Oktober 2026.

Baca Juga: Di Balik Kecelakaan Maut KRL vs KA Argo Bromo, Ada Dugaan Masinis yang Ragu dan Khawatir Anjlok

Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga BBM Subsidi

Di sisi lain, sebagian besar masyarakat Indonesia menggunakan BBM subsidi Pertalite dan Biosolar untuk menyokong kehidupan sehari-hari.

Mengenai nasib BBM subsidi, Yuliot memastikan bahwa kedua jenis tersebut masih di harga awal dan tidak ada kenaikan hingga akhir tahun 2026.

Halaman:

Tags

Terkini