berita

Sejumlah Menteri Peringati HUT ke-81 RI Bersama Warga Terdampak Gempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 08:18 WIB
Ilustrasi - Gempa bumi mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 15 Agustus 2026 (SAR Maumere)

Kehadiran tim pemerintah pusat itu ditujukan untuk mengawal penanganan sejak masa tanggap darurat hingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Baca Juga: DPR Sampaikan Duka Gempa NTT, Sufmi Dasco Ingatkan Keselamatan Warga jadi Prioritas

Pemerintah juga memperkuat koordinasi melalui jaringan posko terpadu agar bantuan dari berbagai daerah dapat bergerak lebih cepat dan tepat sasaran.

Posko nasional disiagakan untuk mengonsolidasikan pengiriman logistik dari Jakarta dan sejumlah daerah lain melalui Bandara Halim Perdanakusuma sebelum diteruskan ke lokasi bencana.

Sementara itu, posko operasional juga didirikan di Labuan Bajo dan Maumere untuk memperkuat koordinasi langsung dengan pemerintah daerah.

Pratikno menekankan, koordinasi menjadi kunci agar sumber daya pemerintah yang dikerahkan dalam jumlah besar benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.

Baca Juga: BRI KKB Expo 2026 Digelar Serentak di 131 Cabang, Saatnya Beli Mobil Impian dengan Mudah, Catat Tanggalnya!

“Pemerintah pusat full team hadir di sini. Kami mendengarkan paparan pimpinan daerah tentang dukungan yang diharapkan dari pemerintah pusat. Dan, kami masing-masing memaparkan apa yang akan dan sudah dilakukan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinkronisasi diperlukan agar seluruh kekuatan pemerintah dalam menghadapi situasi darurat dapat bekerja dalam satu arah, mulai dari penyelamatan warga hingga tahap pemulihan.

“Sinkronisasi ini menjadi sesuatu yang sangat penting agar sumber daya besar pemerintah untuk tanggap darurat serta untuk rehabilitasi dan rekonstruksi ini berjalan sinergis, efektif, dan tepat sasaran,” kata Pratikno.

Dalam masa tanggap darurat, pemerintah memprioritaskan keselamatan warga sekaligus pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak. Di saat yang sama, perbaikan infrastruktur vital terus dipercepat agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan.

Baca Juga: Keseruan Lomba Tangkap Ikan Lele di Umbul Siblarak Klaten untuk Semarakan Peringatan Kemerdekaan Indonesia

“Dalam tahap tanggap darurat ini yang utama tentu saja adalah menyelamatkan dan memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak, kemudian mengembalikan infrastruktur yang rusak agar segera fungsional, baik jalan, jembatan, rumah sakit, listrik, jaringan internet, dan lain-lain,” pungkas Pratikno.

Dengan demikian, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI bagi para pejabat tersebut tidak hanya menjadi seremoni. Di tengah suasana duka dan perjuangan warga NTT untuk bangkit, perayaan kemerdekaan justru dihadirkan lebih dekat dengan masyarakat yang sedang membutuhkan dukungan dan kehadiran negara.***

Halaman:

Tags

Terkini