berita

Pemerintah Gerak Cepat Bantu Korban Gempa NTT, 50 Ribu Paket Sembako Berangkatkan untuk Warga Terdampak Bencana

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:25 WIB
Pemerintah kirimkan paket sembako untuk korban gempa NTT (Dok. Bakom RI)

PORTALOKA.ID - Pemerintah bergerak cepat dalam membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebanyak 50.000 paket sembako untuk warga korban gempa NTT telah diberangkatkan pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan paket sembako tersebut berasal dari Bantuan Presiden (Banpres) untuk masyarakat terdampak gempa NTT.

“Telah diberangkatkan ke Maumere berupa 50.000 paket sembako dari Banpres untuk masyarakat terdampak,” kata Seskab Teddy dalam keterangannya.

Baca Juga: Segera Serbu! Ini Deretan Promo Spesial BRI di Momen HUT ke-81 RI, Dari Kuliner hingga Tiket Liburan

Bersamaan dengan itu, Presiden Prabowo juga menugaskan beberapa pejabat pusat untuk langsung ke Labuan Bajo dan Maumere.

Mereka yang ditugaskan yaitu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Kepala Basarnas.

Selanjutnya, Wakil Menteri Kesehatan, Wakil Menteri Sosial, serta tim dari PLN, Pertamina, Telkom, dan Bulog.

“Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran untuk bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” ucap Teddy.

Baca Juga: Update Gempa NTT: 38 Orang Meninggal Dunia, 13 Orang Luka-luka dan Ribuan Jiwa Mengungsi

Dalam konferensi pers di Jakarta yang digelar hari ini, Kepala BNPB Suharyanto pun menyatakan Banpres yang dikirim Prabowo segera didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.

“Ini segera kami akan kirimkan untuk membantu kebutuhan logistik awal di daerah bencana,” kata dia.

Selain sembako, pemerintah bakal memastikan pemenuhan berbagai kebutuhan dasar warga terdampak gempa. Bantuan yang disiapkan meliputi makanan, minuman, air bersih, tenda atau tempat berlindung, genset, serta kebutuhan darurat lainnya.

Pemerintah juga terus mengoptimalkan persediaan logistik yang tersedia di wilayah sekitar lokasi bencana.

Halaman:

Tags

Terkini