Pihak Basarnas juga telah menyambangi hotel tempatnya menginap untuk mengingatkan agar pengunjung mencari tempat aman, yakni tempat lebih tinggi untuk berlindung.
“Gempa susulan masih terus berlanjut, air laut pasang surut dan tadi pihak Basarnas juga sudah datang ke hotel tempat aku stay (Katamaran) memberi arahan untuk berlindung ke arah utara dan naik ke dataran tinggi,” ungkapnya.
“Terimakasih warga yg sudah mendoakan kami disini, semoga kita selalu dilindungi dimanapun kita berada,” sambungnya.
Kemudian dalam video lainnya, ia mengungkapkan bahwa air laut sempat naik, tapi sudah surut lagi.
Baca Juga: Miliki Aset Impian dengan Mudah Lewat BRI Info Lelang, Simak Tata Caranya
Peringatan Tsunami yang Telah Dicabut BMKG
BMKG sendiri telah mengakhiri peringatan tsunami usai terjadinya gempa dan melaporkan terjadi gelombang tsunami di bawah 1 meter di sejumlah wilayah.
“Peringatan dini Tsunami yang disebabkan oleh gempa mag:7, tanggal: 15-Aug-26 04:58:24 WIB, dinyatakan telah berakhir,” tulis BMKG melalui akun media sosial X-nya pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Sementara itu, dilaporkan bahwa episenter gempa berada pada koordinat 8,35 Lintang Selatan dan 121,37 Bujur Timur atau sekitar 36 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, dengan kedalaman 10 kilometer.***