PORTALOKA.ID - Nusa Tenggara Timur (NTT) diguncang gempa berkekuatan magnitudo (M) 7,7 pada Sabtu, 15 Agustus 2026 sekitar pukul 04.58 WIB.
Penyebab gempa ini menurut penjelasan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) adalah akibat dari sesar naik busur belakang Flores.
Sejumlah bangunan mengalami kerusakan dan kepanikan warga tak terelakkan saat detik-detik gempa terjadi.
Salah satunya yang beredar di media sosial, ketika pengunjung hotel di Labuan Bajo berlarian ketika gempa terjadi.
Baca Juga: Segera Serbu! Ini Deretan Promo Spesial BRI di Momen HUT ke-81 RI, Dari Kuliner hingga Tiket Liburan
Air Laut Depan Hotel Surut usai Terjadi Gempa
Sebanyak 3 video diunggah oleh akun Threads @maulidyamrn yang membagikan momen ketika para pengunjung hotel berlarian keluar saat gempa terjadi.
Mereka berkumpul di depan lobi untuk mencari tempat aman usai terjadi gempa.
Ia juga membagikan kondisi laut yang tepat berada di dekat kawasan hotelnya, menyebut bahwa air lautnya sempat surut.
“Gempa di Labuan Bajo. Sebelum ada gempa susulan, air laut belum surut, begitu gempa susulan berlanjut air laut mulai surut. Stay safe everyone!” tulisnya pada keterangan unggahannya.
“Tadi pagi masih enggak surut lho divideoin, sumpah ini langsung surut,” lanjutnya.
Baca Juga: Kepala BKN Ungkap Fakta soal 2 Ribuan Pegawai Mundur dari ASN pada 2026
Ungkap Beberapa Kali Rasakan Gempa Susulan dan Laut Pasang-Surut
Dalam utas terbarunya, pemilik akun menyebut bahwa ada gempa susulan yang masih dirasakan.