berita

Update Dugaan Keracunan MBG di Berastagi: 269 Siswa Dirawat, Paling Banyak dari SMAN 1 Berastagi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 10:11 WIB
Kasus ratusan siswa SMA dan SMK di Berastagi, Kabupaten Karo diduga alami keracunan setelah menyantap MBG. (Threads/zumaahmad)

Rincian siswa tersebut sebanyak 204 orang berasal dari SMAN 1 Berastagi, 25 orang dari SMA Swasta Bersama, dan 40 orang dari SMK Swasta Bersama.

“Data ini kemungkinan masih terus bertambah ya,” ujar Zulkarnain kepada awak media pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Para siswa tersebut dilarikan ke Rumah Sakit Efarina Berastagi, RSU Amanda Berastagi, Rumah Sakit Kabanjahe, dan Puskesmas Berastagi.

Baca Juga: BGN Buka Kanal Khusus Guru, Bisa Sampaikan Keluhan hingga Laporkan Temuan Terkait Program MBG, Begini Caranya

Kepala BGN: Kasus Keracunan Langsung Suspen

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkapkan bahwa akan melakukan investigasi pada dapur terkait.

“Pokoknya kita cek, dapur kita suspen, kemudian Kepala SPPG-nya kita copot,” ujar Sudaryono kepada wartawan saat ditemui di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Kasus keracunan yang muncul usai aturan label ompreng mengenai waktu makan, Sudaryono mengungkapkan akan turut menyelidiki hal tersebut.

“Nanti aku cek, apakah dia sudah ada labelnya atau belum, apa segala macam akan kita cek, kita investigasi. Tapi yang jelas semua keracunan itu kita langsung suspensi dapurnya, kita copot kepala SPPG-nya, kita investigasi.” lanjutnya.

“Kemudian kalau perlu, kalau dia memang secara ada kesengajaan unsur ini unsur itu ya kepala SPPG-nya pun bisa kita pecat, dapurnya kita tutup permanen,” tukasnya.***

Halaman:

Tags

Terkini