berita

Viral Tour Leader Cari Peserta Trip yang Diduga Kabur dari Rombongan di Korea Selatan, Beri Sayembara Liburan Gratis Bagi yang Menemukan

Jumat, 17 Juli 2026 | 08:30 WIB
Viral WNI asal Madiun diduga kabur saat liburan di Korea Selatan. (Threads/sarjanabackpacker)

PORTALOKA.ID - Media sosial tengah ramai dengan unggahan seorang tour leader sedang mencari salah satu peserta yang diduga kabur dari rombongan saat liburan di Korea Selatan.

Melalui akun Threads @sarjanabackpacker, peserta tour bernama Femas yang berasal dari Madiun menghilang setelah berpamitan ingin jalan-jalan dan membeli sepatu sendiri.

“Peserta tour kami kabur. Femas asal Madiun,” tulisnya dalam utas yang diunggah, dikutip pada Jumat, 17 Juli 2026.

“Bertahun-tahun kami jaga nama baik, membangun kepercayaan, mengurus ribuan peserta agar bisa liburan dengan tenang. Rusak karena satu orang,” lanjutnya.

Baca Juga: Viral Prajurit TNI Jadi Sopir Truk Tangki BBM Dadakan di Sumut, Imbas Krisis hingga Bikin Antrean SPBU Mengular

Kronologi Sebelum Diduga Kabur: Pamit Ingin Beli Sepatu

Pemilik akun mengungkapkan bahwa Femas dalam sosok pendiam dan saat pembagian kamar, ia tidur bersama dengan tour leader rombongan.

“Tidak ada tanda-tanda sama sekali. Beliau pendiam. Tour Leader satu kamar dengannya. Diajak ngobrol, diajak makan, diajak jalan. Bahkan ditanya berkali-kali apakah ada kesulitan, semuanya terlihat normal,” tulisnya lagi.

Sebelum hilang kabar, Femas diketahui berpamitan untuk jalan-jalan sendiri di sebuah kawasan perbelanjaan tanpa rombongan.

Ia mengaku ingin membeli sepatu, namun setelahnya tidak bisa dihubungi.

“Sampai malam itu, beliau berkata ingin melihat-lihat sepatu di Myeongdong. Lalu menghilang. Tidak pernah kembali ke hotel, tidak pernah menjawab telepon, tidak pernah membalas WhatsApp, tidak pernah memberi kabar,” sambungnya.

Pencarian juga dilakukan dengan menyisir lokasi terakhir Femas hingga membuat laporan ke pihak berwenang.

Baca Juga: Kopdes Merah Putih Dibayangi Isu Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun, sang Menteri Koperasi Malah Ngaku Tak Tahu

Membuat pada Travel hingga Harus Bayar Denda

Halaman:

Tags

Terkini