PORTALOKA.ID - Sebagian publik di media sosial, tengah ramai menyoroti kasus pencabulan yang diduga melibatkan ayah dengan anak tirinya di Garut, Jawa Barat.
Kasus ini mencuat ke permukaan usai adanya pengakuan seorang ibu asal Desa Sancang, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut.
Terlihat dalam postingan TikTok pribadinya @tehaiopik, pada Selasa, 7 Juli 2026, wanita tersebut mulanya meminta tolong ke Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkait dugaan pencabulan tersebut.
"Tolong bantuannya sampaikan ke bapak (Dedi Mulyadi), kasus sudah mentok (laporan ke polisi)," ungkap sang ibu.
"Kasus pemerkosaan dilakukan ayah tiri berlangsung selama 1 tahun, tolong bantuan netizen semuanya," imbuhnya.
Lantas, bagaimana kronologi dugaan pencabulan itu bermula berdasarkan penuturan seorang ibu di Garut itu? Begini ceritanya.
Korban Diperkosa Sejak Kelas 5 SD
Dalam penuturannya, wanita tersebut meluapkan kekecewaannya lewat akun media sosial pribadinya.
Ibu asal Garut itu mengakui tindakannya ini demi memperoleh kepastian hukum dan keadilan bagi anaknya yang diduga menjadi korban pencabulan ayah tirinya.
"Saya sudah melaporkan kasus anak saya yang dicabuli oleh suami saya, yaitu ayah tiri," ujar sang ibu.
"(Korban) diperkosa sejak kelas 5 (SD) hingga kelas 6," terangnya.
Pernah Lapor ke Polres Garut