Dalam penuturannya, Melanie menyebut YTR sempat melampiaskan kemarahannya.
Saat itu, YTR meminta keluarganya untuk menghapus unggahan ihwal pencarian dirinya di media sosial.
Terlebih, YTR berdalih dirinya sudah putus dari TH sejak informasi tersebut diterbitkan.
"Akhirnya nelpon setelah 1-2 bulan lost contact. Sepertinya sampai ke telinga pelaku (TH)," jelas Melanie.
"YTR nelpon marah-marah 'apa omongan kalian gini, saya sudah gede ya. saya nggak mau dicari. hapus postingannya' bilang ke suami saya gitu," sambungnya.
Baca Juga: Kronologi Viral Curhatan Alumni SMAN 2 Bantul, Diduga jadi Korban Perundungan hingga Alami Bipolar
Mendengar hal itu, sang kakak korban lantas meminta adiknya untuk pulang ke rumah.
"Dia (Arif) bilang kalau postingannya mau dihapus kamu pulang," ungkap Melanie.
Akses Komunikasi Kakaknya Diblokir
Melanie menuturkan, saat itu ia dan suaminya memutuskan untuk menghapus unggahan tersebut.
Hal itu lantaran mereka merasa takut bahwa apa yang disampaikan YTR saat itu benar.
"Sudahlah kami takut bukan sama laki-laki ini. Marah sekali, meyakinkan. Yaudah hapus aja barang kali benar gitu, dihapus sama kita," beber Melanie.
Kendati demikian, Melanie tak menyangka akses komunikasi keluarga tiba-tiba diblokir sehingga sulit untuk mendapatkan informasi dari korban.