Senin, 22 Juni 2026

Patah Hati Kakak Lihat Pesan Terakhir Adiknya yang Jadi Korban Aniaya di Bandung: Aa, Aku Sudah Nggak Kayak Dulu

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Senin, 22 Juni 2026 | 14:07 WIB
Menyoroti penuturan keluarga korban terkait dugaan penganiayaan terhadap seorang wanita berinisial YTR di Bandung, Jawa Barat. (YouTube.com/DennySumargo)
Menyoroti penuturan keluarga korban terkait dugaan penganiayaan terhadap seorang wanita berinisial YTR di Bandung, Jawa Barat. (YouTube.com/DennySumargo)

Dalam penuturannya, Melanie menyebut YTR sempat melampiaskan kemarahannya.

Baca Juga: Kronologi Mobil SUV di Bandung Hancur Digetok Warga, Bermula dari Ugal-ugalan Berujung Senggolan dengan 4 Pemotor

Saat itu, YTR meminta keluarganya untuk menghapus unggahan ihwal pencarian dirinya di media sosial.

Terlebih, YTR berdalih dirinya sudah putus dari TH sejak informasi tersebut diterbitkan.

"Akhirnya nelpon setelah 1-2 bulan lost contact. Sepertinya sampai ke telinga pelaku (TH)," jelas Melanie.

"YTR nelpon marah-marah 'apa omongan kalian gini, saya sudah gede ya. saya nggak mau dicari. hapus postingannya' bilang ke suami saya gitu," sambungnya.

Baca Juga: Kronologi Viral Curhatan Alumni SMAN 2 Bantul, Diduga jadi Korban Perundungan hingga Alami Bipolar

Mendengar hal itu, sang kakak korban lantas meminta adiknya untuk pulang ke rumah.

"Dia (Arif) bilang kalau postingannya mau dihapus kamu pulang," ungkap Melanie.

Akses Komunikasi Kakaknya Diblokir

Melanie menuturkan, saat itu ia dan suaminya memutuskan untuk menghapus unggahan tersebut.

Hal itu lantaran mereka merasa takut bahwa apa yang disampaikan YTR saat itu benar.

"Sudahlah kami takut bukan sama laki-laki ini. Marah sekali, meyakinkan. Yaudah hapus aja barang kali benar gitu, dihapus sama kita," beber Melanie.

Baca Juga: Alhamdulillah, Tambahan Anggaran sebesar Rp41,8 Triliun untuk Pendidikan dan Guru Kemenag Tahun 2027 Disetujui DPR

Kendati demikian, Melanie tak menyangka akses komunikasi keluarga tiba-tiba diblokir sehingga sulit untuk mendapatkan informasi dari korban.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X