“Tadi sore sudah ada Damkar, ada 3 mobil Damkar. Tapi mungkin kurang pendinginan,” ungkapnya menjawab salah satu pertanyaan warganet mengenai foto api pembakaran di malam hari.
Adapun sampah yang dibakar, kata pemilik akun adalah sampah yang sebelumnya sudah dipilah oleh petugas SPPG.
“Ini (sudah) dipilah. Yang bisa dikiloin ya dikumpulin, yang enggak bisa dibakar. Ada pekerjanya setiap hari,” tambahnya.
Baca Juga: Momen Nanik S Deyang Ngacir Hindari Wartawan saat Ditanya soal Motor Listrik, Buru-buru Masuk Mobil
Berharap Ada Penertiban Pihak Terkait
Aktivitas pembakaran sampah tersebut mengganggu kenyamanan warga dan berharap ada solusi dari pihak yang berwenang.
“Ini kalau mau laporan karena meresahkan kemana ya? Soalnya setiap hari bakar sampah dari pagi sampai sore. Sangat mengganggu asap dan baunya,” tuturnya.
Selain dekat dengan permukiman warga, ia juga mengungkapkan bahwa lokasi pembakaran dekat dengan sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Tak sedikit pula warganet yang menyarankan untuk melaporkan ke perangkat desa hingga dinas terkait tentang pengelolaan sampah.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada SPPG dari Kudus yang mengaku bertanggung jawab maupun pihak terkait yang buka suara.***