Berkaca dari hal itu, sebagian masyarakat kini tengah mencari tahu hasil uji coba yang pernah dilakukan ESDM terkait BBM B50.
Berdasarkan penelusuran, ESDM pernah melakukan uji coba BBM B50 dalam komponen BBM kendaraan pada tahun 2025 lalu.
Baca Juga: Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi
Pernah Diuji Coba pada 2025
Secara terpisah, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi pernah menyebutkan, uji coba tersebut meliputi pengujian karakteristik bahan bakar.
Selain itu, terdapat pula uji presipitasi dan stabilitas penyimpanan dalam uji implementasi BBM B50.
"Kita sudah melakukan uji laboratorium dari komponen bahan bakar minyak yang digunakan," kata Eniya saat RDP Komisi VII DPR, pada November 2025.
"Ada dua jenis solar dan beberapa komposisi bahan bakar nabati yang diuji," sambungnya.
Hal yang menuai sorotan, yakni uji coba BBM B50 tersebut pernah menunjukan hasil yang tergolong mengecewakan.
Filter Kendaraan Rusak, Daya Turun
Berdasarkan laporan ESDM, hasil awal menunjukkan penggunaan B50 membuat filter kendaraan lebih cepat rusak, dan daya mesin sedikit lebih rendah dibandingkan dengan B40.
"Umur filter dari penggunaan B50 memang cenderung lebih pendek. Misalnya umur filter tiga bulan menjadi dua bulan," beber Eniya.
"Ada perbedaan sekitar 10-20 persen performa dari filter tersebut," tambahnya.
Eniya menjelaskan, pengujian juga mencakup campuran bahan bakar solar dengan berbagai komposisi bahan baku sawit.