berita

Usai Viral Konpers BEM Bersatu, 10 Nama Anggota Himpunan Kampus Kini Diburu, 2 di Antaranya Diklaim Palsu

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:20 WIB
Menyoroti kontroversi terkait konferensi pers yang dilakukan aliansi mahasiswa BEM Bersatu hingga dinilai janggal di media sosial. (Instagram.com/@roadtoptn)

PORTALOKA.ID - Publik tengah ramai menyoroti konferensi pers yang sempat digelar kelompok yang menyatakan dirinya sebagai aliansi mahasiswa BEM Bersatu.

Sebelumnya, BEM Bersatu menyatakan sikap menolak gerakan mahasiswa yang ditunggangi kepentingan politik praktis.

Perwakilan BEM Bersatu sekaligus Ketua BEM Hukum UIC, Rahmat Djimbula mengungkapkan, gerakan mahasiswa harus menjadi suara rakyat, bukan alat untuk merebut kekuasaan.

"Kami, BEM Bersatu, menolak segala bentuk penunggangan gerakan mahasiswa oleh kepentingan politik praktis," kata Rahmat dalam konferensi pers (konpers) di Utan Kayu, Jakarta Timur, pada Selasa, 16 Juni 2026.

"Gerakan mahasiswa harus tetap menjadi suara rakyat, bukan alat elite dalam perebutan kekuasaan," sambungnya.

Baca Juga: Desas-desus Aksi Tiyo Ardianto Disokong PDIP: Bermula dari Temuan Fortuner Milik Keluarga Pendukung Ganjar Pranowo

Atas viralnya konpers itu, sebagian kalangan justru menyoroti adanya kejanggalan terkait aliansi BEM Bersatu yang dianggap hanya untuk meredam aksi mahasiswa di daerah dalam menyampaikan aspirasinya.

Hal itu kian kentara, setelah sebagian publik ada yang menyoroti sejumlah nama anggota BEM Bersatu yang sempat disebut berasal dari berbagai kampus.

Kejanggalan mulai muncul ke permukaan setelah sejumlah pihak BEM membantah keterlibatan anggota mereka dalam BEM Bersatu.

Salah satunya, datang dari pihak Universitas Nasional (UNAS) secara tegas menyatakan tidak mengirimkan perwakilan, buntut munculnya sosok mahasiswa yang diklaim sebagai Ketua BEM FISIP UNAS dalam konpers BEM Bersatu.

Baca Juga: CEO Promedia Group Beri Saran Perbaikan Pengelolaan MBG, Salah Satunya Libatkan Kantin Sekolah

UNAS Klaim Tak Punya BEM di Fakultas FISIP

Secara terpisah, Dekan FISIP UNAS, Aos Yuli Firdaus menegaskan pihaknya tidak memiliki organisasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di tingkat fakultas.

Hal itu disampaikan terkait munculnya individu yang mengatasnamakan diri sebagai Ketua BEM FISIP UNAS, Ardi Zulkifly dalam kegiatan konferensi pers BEM Bersatu.

Halaman:

Tags

Terkini