berita

Seorang Ibu Ungkap Anaknya Jadi Malaikat Penyelamat hingga Akhirnya Terhindar dari Insiden Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi

Kamis, 30 April 2026 | 09:52 WIB
Kisah haru seorang ibu yang sempat ditahan anaknya untuk tidak menaiki KRL sebelum tragedi kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. (Instagram.com/nureqisp)

PORTALOKA.ID - Sudah 4 hari berlalu, namun sebagian publik masih belum selesai memperbincangkan ihwal kecelakaan KA Argo Bromo dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin, 27 April 2026.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 107 korban, terdiri dari 16 meninggal dunia dan 91 luka-luka atas insiden tersebut.

Dari jumlah tersebut, 43 penumpang telah diperbolehkan pulang, sementara sisanya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Tak ayal, peristiwa itu termasuk menjadi salah satu kecelakaan kereta api paling memilukan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga: Cegah Kecelakaan Kereta, Pemerintah dan KAI Tertibkan Perlintasan Sebidang hingga Kebut Proyek DDT

Kini, ada sebuah kisah yang menyentuh hati datang dari Nureqi Satriani sebagai seorang ibu sekaligus pengguna KRL dengan rute Bekasi Timur.

Sang Ibu: Malaikat Penyelamatku

Melalui unggahan akun Instagram @nureqisp, pada Kamis, 30 April 2026, Nureqi bercerita dirinya mengaku bersyukur karena terhindar dari musibah kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.

Nureqi menyebut, hal tersebut berkat firasat dari sang anak sebelum insiden itu terjadi pada hari yang sama.

"Malaikat penyelamatku," tulisnya.

"Ini video pagi tanggal 27 April 2026," tambah Nureqi.

Baca Juga: Dirut KAI Respons Usulan Menteri PPPA soal Gerbong Wanita Dipindah ke Tengah

Penuturan warga yang selamat dari insiden KA Argo Bromo vs KRL di wilayah Bekasi itu sontak menyita perhatian warganet hingga videonya viral di media sosial.

Isak Tangis yang Tak Biasa

Halaman:

Tags

Terkini