berita

Hadiri Sarasehan Ekonomi Islam di Surabaya, Aktivis Pendidikan Madrasah: Kemiskinan Kikis Keimanan

Minggu, 8 Maret 2026 | 13:36 WIB
Sekjen PGMM (kerudung biru) bersama Kepala Bappenas (baju putih) di acara Sarasehan Ekonomi Islam di Gedung OJK Jatim (Ist)

PORTALOKA.ID - Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Timur pagi itu, Sabtu, 7 Maret 2026 terlihat ramai dari biasanya.

Mereka hadir dengan satu tujuan yang sama, yaitu mengikuti Sarasehan Ekonomi Islam.

Acara tersebut mengangkat tema "Memperkuat Ketahanan dan Kemandirian Ekonomi Nasional melalui Mobilisasi Islamic Blended Financing dalam Ekosistem Pendanaan Nasional."

Acara ini semakin meriah dengan menghadirkan narasumber-narasumber yang berkompeten di bidangnya.

Baca Juga: Alhamdulillah! TPG Guru Madrasah Akhirnya Cair, Lebaran pun Penuh Senyuman, Intip Besarannya

Di antara narasumber tersebut adalah Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala BAPPENAS.

Ada juga narasumber lain yaitu Mochamad Agus Rofiudin, Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Penerimaan Negara Bukan Pajak.

Acara yang dimulai pukul 08.30 WIB ini membahas berbagai hal yang berkaitan dengan Ekonomi Islam.

Siti Munadliroh, salah seorang peserta yang hadir mengaku terkesan dengan acara tersebut.

Baca Juga: Pemerintah Resmi Larang Anak di Bawah 16 Tahun Akses Media Sosial, 8 Platform Ini Mulai Dibatasi

Aktivis pendidikan madrasah yang akrab disapa Nanding ini mengatakan bahwa saat ini banyak umat Islam yang masih berada di bawah garis kemiskinan.

Nanding, yang juga Sekjen Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) ini mengatakan, kondisi tersebut dapat mengikis keimanan umat Islam.

"Umat Islam banyak yang ekonominya lemah, miskin, dan perutnya lapar. Itu bisa mengikis keimanan seseorang," kata Nanding kepada Portaloka.id.

Persoalan ini perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak.

Halaman:

Tags

Terkini