PORTALOKA.ID - Perjuangan guru madrasah swasta dan sekolah swasta tampaknya segera membuahkan hasil.
Rencana pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto tinggal selangkah lagi.
Ini akan menjadi momen penting, sebab berbagai persoalan yang terjadi di madrasah dan sekolah swasta akan segera diketahui oleh Presiden Prabowo.
Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) bersama Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) yang konsisten memperjuangkan guru madrasah swasta dan guru sekolah swasta mendapatkan dukungan penuh dari sejumlah pihak.
Baca Juga: Di Rakornas KSPSI, Dasco Tegaskan DPR dan Pemerintah Kejar Target Selesaikan UU Ketenagakerjaan
Dukungan tersebut salah satunya datang dari Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Muh. Jumhur Hidayat.
Jumhur mengatakan pihaknya siap memfasilitasi pertemuan PGMM dan PGSI dengan Presiden Prabowo melalui Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
Hal itu disampaikan Jumhur usai Rakornas KSPSI yang dihadiri Sufmi Dasco pada Kamis, 12 Februari 2026.
Di hadapan Sufi Dasco dan peserta rakernas, Ketua KSPSI menegaskan akan fokus mencari penyelesaian persoalan guru madrasah dan sekolah swasta.
Baca Juga: Apakah 630 Ribu Guru Madrasah Swasta akan Diangkat Sekaligus jadi PPPK? Begini Penjelasan Kemenag
"Kita menyampaikan permasalahan yang penting salah satunya adalah soal nasib para guru honorer yang ada di PGSI dan PGMM, guru madrasah dan guru sekolah swasta," kata Jumhur dalam keterangannya yang diterima Portaloka.id.
"Tadi juga diobrolkan secara langsung, mudah-mudahan segera ditindaklanjuti karena Prof Sufmi Dasco itu petinggi DPR, nanti kita juga kita komunikasi khusus dengan dengan Kementerian Keuangan, sehingga bisa mencarikan jalan keluar yang paling bagus untuk PGMM, PGSI dan lebih dari satu juta guru swasta," ujarnya.
Prof. Jumhur menegaskan akan, pihaknya akan mengawal perjuangan guru terutama di ranah eksekutif, seperti Kementerian Keuangan dan Bappenas bahkan sampai Presiden.