Kata Rita, korban saat ditemukan masih mengenakan pakaian berupa celana hitam pendek, kaus dalam putih dan kaus luar berkerah warna biru dengan posisi tersingkap.
Sedangkan untuk posisi mayat terbaring terlentang dengan kedua kaki menekuk di bagian lutut dan kedua tangan tertekuk di dada.
Selain itu, ditemukan luka pada wajah korban, ada pada bagian pelipis, hidung, mata hingga mulut.
"Untuk kondisi korban, kedua mata terbuka dan terdapat lebam di sekitar bola mata. Lalu pelipis kanan terdapat luka sekira 4 sentimeter, luka di pangkal hidung 1,5 sentimeter dan ada juga lebam sekitar mulut kiri," ucapnya.
Baca Juga: Guru Madrasah Digaji Rp100 Ribu, Kemenag dan DPR Sepakat Bentuk Panja sebagai Solusi Komprehensif
Dikatakan Rita, luka lainnya ada pada telinga, rahang hingga leher.
Adapun dari pemeriksaan medis, korban dinyatakan sudah meninggal dunia lebih dari 2 jam sebelum ditemukan.
"Lalu bagian leher depan korban mengalami lebam. Untuk perkiraan meninggal dunianya korban lebih dari dua jam," katanya.
Rita melanjutkan, dari hasil identifikasi, korban merupakan warga Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, DKI Jakarta atas nama Herlan Matrusdi (68).
"Dari hasil identifikasi, korban bernama Herlan Matrusdi (68), warga Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, DKI Jakarta," ujarnya.
Rita tegaskan, pihaknya belum bisa pastikan penyebab pasti kematian korban.
"Kalau itu (apakah mayat di Gumuk Pasir korban pembunuhan) masih dalam penyelidikan. Jika ada perkembangan nanti disampaikan," ucapnya.***