berita

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah, Perkuat Hubungkan Polri dan Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 13:20 WIB
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meresmikan secara serentak 19 Jembatan Merah Putih Presisi yang telah selesai dibangun di berbagai wilayah Jawa Tengah, Rabu, 14 Januari 2026. (tribratanews.purbalingga.jateng.polri.go.id)

Baca Juga: Sepanjang 2025, Indonesia Ikut Pencalonan 10 Organisasi Internasional, Menlu Sugiono: Seluruhnya Berhasil

Irjen Pol Ribut Hari Wibowo menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tidak hanya dimaknai sebagai pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga sebagai upaya memperkuat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat.

“Peresmian jembatan ini tidak hanya menghubungkan secara fisik warga dua desa, tetapi juga menghubungkan ikatan batin antara Polri dengan masyarakat,” ujar Irjen Pol Ribut Hari Wibowo.

Irjen Pol Ribut Hari Wibowo mengungkap Jembatan Merah Putih Presisi di Kabupaten Klaten dibangun selama 2 minggu dengan melibatkan tenaga teknis sipil guna memastikan kekuatan dan keamanan konstruksi.

Jembatan tersebut memiliki ukuran 15 meter x 4 meter dan mampu dilalui kendaraan dengan kapasitas beban hingga 4–5 ton.

Baca Juga: Siswi SMA Taruna Nusantara Titipkan Harapan Masa Depan kepada Prabowo: Indonesia Bisa Makin Maju

“Pembangunan jembatan ini menggunakan anggaran sebesar Rp 400 juta yang bersumber dari dana swadaya masyarakat serta dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk desa."

"Jembatan tersebut kini menjadi akses penting yang menghubungkan Desa Cucukan dan Desa Kotesan dengan melintasi Sungai Dengkeng,” ujarnya.

Sebelumnya, di lokasi tersebut pernah berdiri jembatan yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat pada tahun 1981.

Namun jembatan itu roboh akibat banjir besar pada tahun 2021.

Baca Juga: Siswi SMA Taruna Nusantara Titipkan Harapan Masa Depan kepada Prabowo: Indonesia Bisa Makin Maju

Selama hampir 5 tahun, warga harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk 371 siswa dari empat sekolah yang harus memutar saat berangkat ke sekolah.

Dengan selesainya pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi, akses bagi masyarakat dari dua desa, sebelas dusun, dan sekitar 890 kepala keluarga kini kembali terhubung.

Jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta efisiensi waktu tempuh warga dalam beraktivitas.

Dari 63 Jembatan Presisi yang akan dibangun di wilayah Jawa Tengah, 19 diantaranya telah selesai dibangun.

Halaman:

Tags

Terkini