berita

Prabowo Jadi Presiden RI Pertama yang Resmikan Kilang Minyak dalam 32 Tahun Terakhir

Rabu, 14 Januari 2026 | 07:35 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan infrastruktur energi terintegrasi Pertamina RDMP (Refinery Development Master Plan) Balikpapan, Senin, 12 Januari 2026. (Tim Media Presiden Prabowo Subianto)

Berkat kilang ini, Indonesia bisa menekan impor BBM dan LPG dan menghemat devisa kurang lebih sebesar Rp68 triliun per tahun.

Tak cuma meningkatkan kapasitas produksi, proyek ini juga diharapkan bisa memproduksi produk-produk turunan minyak bumi yang berkualitas mumpuni.

Baca Juga: Operasi Tanggap Darurat Nasional: Presiden Prabowo Perintahkan A400 Bawa Bantuan Prioritas untuk Ibu, Bayi, dan Lansia

 

Hal ini terlihat dari Nelson Complexity Index (NCI) Kilang Balipapan yang naik dari 3,7 menjadi 8, menunjukkan bahwa Kilang Balikpapan mampu mengolah minyak mentah menjadi produk turunan bernilai tinggi.

Kualitas BBM yang dihasilkan pun semakin ramah lingkungan, yakni setara Euro 5.

Sebagai pembanding, sebelumnya Kilang Balikpapan hanya mampu menghasilkan BBM dengan kualitas setara Euro 2.

Prabowo mengatakan, pengembangan Kilang Balikpapan ini adalah salah satu tonggak penting bagi Indonesia untuk menggapai swasembada energi.

Baca Juga: Instruksi Tegas Prabowo Presiden: A400 dan Hercules Dikerahkan, Bantuan Skala Besar Melaju ke Lokasi Bencana Sumatera

 

Pasalnya, ia menilai bahwa kedaulatan energi merupakan hal esensial bagi sebuah negara merdeka.

“Hari ini, satu langkah lagi kita menuju swasembada energi."

"Kita tidak boleh tergantung dari luar."

"Kalau kita tidak kuat, bisa-bisa kekayaan kita direbut. Karena itu, kita harus bekerja keras," tegas Prabowo. ***

Halaman:

Tags

Terkini