Berkat kilang ini, Indonesia bisa menekan impor BBM dan LPG dan menghemat devisa kurang lebih sebesar Rp68 triliun per tahun.
Tak cuma meningkatkan kapasitas produksi, proyek ini juga diharapkan bisa memproduksi produk-produk turunan minyak bumi yang berkualitas mumpuni.
Hal ini terlihat dari Nelson Complexity Index (NCI) Kilang Balipapan yang naik dari 3,7 menjadi 8, menunjukkan bahwa Kilang Balikpapan mampu mengolah minyak mentah menjadi produk turunan bernilai tinggi.
Kualitas BBM yang dihasilkan pun semakin ramah lingkungan, yakni setara Euro 5.
Sebagai pembanding, sebelumnya Kilang Balikpapan hanya mampu menghasilkan BBM dengan kualitas setara Euro 2.
Prabowo mengatakan, pengembangan Kilang Balikpapan ini adalah salah satu tonggak penting bagi Indonesia untuk menggapai swasembada energi.
Pasalnya, ia menilai bahwa kedaulatan energi merupakan hal esensial bagi sebuah negara merdeka.
“Hari ini, satu langkah lagi kita menuju swasembada energi."
"Kita tidak boleh tergantung dari luar."
"Kalau kita tidak kuat, bisa-bisa kekayaan kita direbut. Karena itu, kita harus bekerja keras," tegas Prabowo. ***
Artikel Terkait
Becak Listrik dari Presiden Prabowo, Harapan Baru bagi Para Penarik Lansia di Trenggalek: Kami Dibesarkan dari Becak
Prabowo Tiba di Sekolah Rakyat 9 Banjarbaru, Sambut Yel-yel dari Siswa dan Tinjau Fasilitas Sekolah
Target Bangun 500 Sekolah Rakyat Gratis untuk Siswa Miskin hingga 2029, Prabowo Klaim Bisa Tampung 500.000 Anak
Pekerja Pertamina Jadi Semangat Setelah Bertemu Prabowo: Pidato Presiden Menginspirasi Kita
Pesan Prabowo ke Dirut Pertamina: Jangan Korupsi, Pecat yang Tidak Bagus!