Kamis, 4 Juni 2026

Prabowo Jadi Presiden RI Pertama yang Resmikan Kilang Minyak dalam 32 Tahun Terakhir

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Rabu, 14 Januari 2026 | 07:35 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan infrastruktur energi terintegrasi Pertamina RDMP (Refinery Development Master Plan) Balikpapan, Senin, 12 Januari 2026. (Tim Media Presiden Prabowo Subianto)
Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan infrastruktur energi terintegrasi Pertamina RDMP (Refinery Development Master Plan) Balikpapan, Senin, 12 Januari 2026. (Tim Media Presiden Prabowo Subianto)

PORTALOKA.ID - Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan infrastruktur energi terintegrasi Pertamina RDMP (Refinery Development Master Plan) Balikpapan, Senin, 12 Januari 2026.

Dalam sambutannya, Prabowo mengaku bangga bisa meresmikan proyek RDMP Balikpapan.

Sebab, ini merupakan proyek kilang minyak pertama yang berhasil dirampungkan Indonesia sejak 1994 alias 32 tahun lalu, ketika mantan Presiden Soeharto meresmikan proyek RDMP di Kilang Balongan, Jawa Barat.

"Tadi sudah disebut bahwa acara seperti ini pernah dilakukan tahun 1994, berarti 32 tahun lalu."

Baca Juga: Prabowo Sebut Dunia Islam Harus Bersatu Hadapi Tantangan Global

 

"Tentunya saya menyambut bahagia dan merasa sangat bangga atas apa yang kita hasilkan hari ini. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak, jajaran yang bekerja keras sehingga kita berhasil mencapai hal ini."

"Ini adalah prestasi yang sangat penting bagi negara dan bangsa," kata Prabowo saat meresmikan infrastruktur energi terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan, Senin, 12 Januari 2026.

RDMP sendiri merupakan proyek pengembangan dan modernisasi kilang eksisting yang dimiliki PT Pertamina (Persero).

Proyek dengan nilai investasi mencapai USD 7,4 miliar ini diharapkan bisa meningkatkan kapasitas produksi bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri sekaligus menekan impor BBM.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Komitmen Abadi Indonesia untuk Palestina di Forum PUIC

 

Sebab, pasca dimodernisasi, kilang ini memiliki kapasitas pengolahan minyak mentah sebesar 360 ribu barel per hari (bph), naik dari kapasitas sebelumnya 260 ribu bph.

Dengan peningkatan kapasitas pengolahan minyak mentah sebesar 100 ribu bph, Kilang Balikpapan mampu menambah produksi bensin sebanyak 5,8 juta kiloliter (kl) per tahun, 1,8 juta kl diesel (solar) per tahun, avtur sebanyak 640 ribu kl, serta LPG sebanyak 336 kilo ton per tahun.

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X