Kegiatan ini juga sebagai saran pembelajaran siswa pentingnya membuang sampah pada tempatnya sehingga lingkungan jadi bersih.
"Agar mereka dari kecil mengenal alam lingkungan sekitar, terutama bagaimana sungai di sekitar mereka, bagaimana cara melestarikan."
"Semoga anak ini selalu mencintai lingkungan sungai sampai dewasa nanti untuk melestarikan."
"Acaranya yaitu bersih sungai dan tabur benih ikan," ucap Wahyuningsih, Sabtu pagi, 13 Desember 2025.
Sementara itu, salah satu siswa, Floren mengaku sangat senang dalam mengikuti tradisi ngumbah banyu membersihkan sungai ini.
Meskipun harus basah kyuyub, mereka bisa berperan dalam menjaga lingkungan sungai.
"Ngumbah banyu itu membersihkan sungai dari banyak sampah, jadi berkurang sampahnya, jadi bersih."
"Memungut sampah di sungai sampai bersih lalu kita masukkan ikan."
"Manfaatnya banyak sekali, lingkungan bersih dan bisa bermain di sungai nyaman, serta banyak petani yang menggunakan sungai untuk perawatan padinya," ucap Floren Sabtu pagi, 13 Desember 2025.
Kegiatan tradisi ngumbah banyu diikuti sebanyak seratus 152 siswa dari kelas 1 sampai kelas 6.
Diharapkan dengan kegiatan ini mampu menjaga ekosistem sungai tetap alami dan lestari. ***