Hal tersebut membuat banyak potongan kayu dengan stiker kementerian hanyut.
"Mesin tugboat mati dan terkena badai sejak 6 November 2025 sehingga ada banyak kayu yang jatuh dari tagboat tersebut," ucap Ade.
Soal Barcode di Batang-batang Kayu
Di sisi lain, Ade menyoroti barcode di gelondongan kayu itu adalah penanda Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) yang dicek keabsahan atau asal-usul sumber kayu.
Hal itu, menurutnya penanda di batang-batang kayu gelondongan itu untuk mencegah illegal logging atau penebangan liar.
"Secara detail, Kemenhut dan Kapolda Lampung akan menyelenggarakan press conference bersama di Bandar Lampung," ungkap Ade.
"(Terkhusus) menjelaskan lebih terperinci mengenai hal di atas," tandasnya.***