berita

PGRI Kabupaten Kuningan Gelar Workshop Pengembangan Kemampuan Literasi, Numerasi, dan Karakter Peserta Didik, Ini Pesan Bupati untuk Guru

Kamis, 25 September 2025 | 14:45 WIB
Bupati Kuningan memberikan sambutan pada Workshop PGRI Kabupaten Kuningan (Ist)

KUNINGAN, PORTALOKA.ID - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat menggelar workshop.

Kegiatan tersebut mengangkat tema Pengembangan Kemampuan Literasi, Numerasi, dan Karakter Peserta Didik Kabupaten Kuningan.

Acara ini digelar di Aula SDN 7 Kuningan, Kamis, 25 September 2025.

Kegiatan yang diinisiasi PGRI Kabupaten Kuningan ini diikuti ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan.

Baca Juga: Kisah Sukses AgenBRILink di Bengkulu Utara, Jadi Andalan Mitra Koperasi dan Masyarakat hingga Tak Pernah Sepi Pengunjung

Hadir juga jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan.

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar dalam sambutannya mengatakan, tugas seorang guru bukan hanya mentransfer ilmu, melainkan juga membentuk watak, menyalakan semangat, dan menuntun peserta didik menuju masa depan.

Tugas tersebut dilakukan seorang guru melalui kemampuan literasi, numerasi, dan karakter.

Bupati Dian mengatakan, guru memiliki peran krusial dalam menjawab tantangan pendidikan saat ini yang sarat perubahan.

Baca Juga: Guru Madrasah Swasta Menjerit Terhimpit Kebijakan Pemerintah yang Diskriminatif

Menurutnya, setiap huruf dan angka yang diajarkan sejatinya mengandung doa dan harapan untuk melahirkan generasi yang lebih baik, cerdas, dan berkarakter.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa panggilan mulia itu kini dihadapkan pada tantangan era digital. Perbedaan generasi antara guru dan murid menjadi salah satu tantangan nyata.

“Peserta didik kita hari ini adalah generasi alfa yang tumbuh dengan gawai dan akses tanpa batas ke informasi, sementara sebagian besar guru berasal dari generasi Y dengan pengalaman belajar konvensional. Tugas kita adalah menjembatani perbedaan itu, agar guru tetap menjadi panutan dan murid merasa terhubung dengan gurunya,” jelas Bupati.

Ia menuturkan, guru dituntut untuk terus belajar, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta menyeimbangkan proses pembelajaran dengan adab dan etika yang harus tetap ditanamkan kepada peserta didik.

Halaman:

Tags

Terkini