Jasad korban ditemukan sekitar 150 meter dari lokasi awal, tepat di bendungan wilayah Dukuh Sampel.
Korban kemudian dibawa warga ke RSUD Kajen, namun sudah dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis.
"Dari hasil pemeriksaan dokter RSUD Kajen, korban datang dalam kondisi sudah meninggal," tutur Ipda Warsito.
Korban ditemukan tanpa mengenakan baju atasan, hanya mengenakan celana panjang warna krem.
Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kepolisian menduga kuat kematian murni akibat tenggelam.
"Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, kejadian ini murni musibah."
"Keluarga korban telah menerima dan jenazah telah diserahkan untuk dimakamkan," ujar Ipda Warsito.
Baca Juga: Aksi Maling Bobol 3 SD di Petungkriyono Pekalongan, Laptop dan Proyektor Raib, Segini Kerugiannya
Ipda Warsito mengimbau masyarakat, terutama anak-anak dan remaja, untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terlebih di musim peralihan yang membuat arus sungai lebih deras dari biasanya.
"Kami mengingatkan agar kegiatan di sungai diawasi, terutama anak-anak."
"Sungai bisa tampak tenang di permukaan, tapi memiliki arus bawah yang kuat dan berbahaya," tutup Ipda Warsito. ***