Baca Juga: 3 Fakta Joglo Ambruk di Sleman Yogyakarta, Kerugian Rp200 Juta hingga Jaringan Listrik Terputus
Atas kejadian penemuan mayat tersebut, Reservoir Siranda telah dikuras dan dibersihkan dengan disinfektan. Air yang tercemar mayat juga dibuang melalui pipa saluran pembuangan yang terpisah dengan pipa saluran pengairan.
Polisi Periksa Rekaman CCTV
Dalam kesempatan yang sama Kabid Humas Kombes Pol Artanto mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan rekaman CCTV, diketahui korban yang berboncengan dengan dua temannya datang ke lokasi pada Rabu malam, 30 Juli 2025.
dalam rekaman tersebut nampak korban awalnya duduk di tengah diapit kedua temannya menggunakan satu sepeda motor.
“Sesampainya di dekat lokasi, korban diturunkan dan ditinggal oleh kedua rekannya yang boncengan tadi. Korban yang masih sempoyongan kemudian sempat terlihat berjalan di sekitar lokasi hingga kemudian hilang dari pantauan cctv,” jelasnya.
Korban beru ditemukan pada 16 Agustus 2025 di dalam reservoir siranda dalam kondisi tewas.***