Namun tim SAR melarang korban menuju lokasi tersebut karena berbahaya.
Selanjutnya, Tim SAR mendapatkan laporan dari nelayan adanya perempuan di Watu Togok pada Jumat, 25 Juli 2025 siang.
"Jumat siang Tim SAR dapat laporan dari nelayan kalau ada perempuan di Watu Togok," ucapnya.
Tim SAR pun langsung menuju TKP dan meminta AN kembali ke Pantai Siung hingga di kawal ke tendanya.
"Tim SAR lalu ke Watu Togok dan meminta perempuan itu kembali ke Pantai Siung bahkan dipastikan sampai ke tendanya," ujarnya.
Baca Juga: Segernya Pooll! Ini Dia Cara Membuat Boba Brown Sugar ala Chef Devina, Kenyal dan Gurihnya Mantap
Kemudian pada Sabtu, 26 Juli 2025 sekitar pukul 02.00 WIB Tim SAR melakukan patroli dan melihat AN masih berada di depan tenda.
Pada pagi harinya, pukul 07.00 WIB pemilik tenda membongkar tenda karena waktu sewa sudah habis.
Namun perempuan tersebut tidak kelihatan batang hidungnya.
"Tapi perempuan itu sudah tidak ada di dalam tenda," katanya.
Baca Juga: BPOM Rilis 34 Produk Kosmetik Ilegal yang Diduga Mengandung Bahan Berbahaya, Simak Daftar Produknya
Di samping itu, ada laporan dari juru parkir soal adanya motor yang terparkir sejak Kamis dan tak kunjung diambil pemiliknya.
Kedua temuan ini langsung dilaporkan tim SAR yang selanjutnya menghubungi Polsek Tepus.
Polsek tepus memeriksa lokasi kamping korban, dan menemukan tas berisi HP lengkap dengan SIM atas nama AN.