Baca Juga: Kebakaran Mobil dan Dua Motor di Jetis Bantul Yogyakarta, Kerugian Capai Puluhan Juta
Selanjutnya di siang ini disusul laporan dari SMPN 3 Wates.
"Hari ini kita mendapat laporan bahwa ada anak-anak yang bergejala diare dan muntah. Itu di SMP N 3 Wates di Sogan. Awalnya kita dapat laporan itu jam 07.30 WIB," ujar Arif.
3. Investigasi Belum Maksimal
Arif bilang, pihak pukesmas telah melakukan investigasi ke SMPN 3 Wates.
Hanya saja, investigasi tidak berjalan maksimal karena air mati dan toilet antri saking banyaknya anak yang mengalami diare.
Di samping itu siswa juga dipulangkan.
"Begitu datang kemudian temen-temen Puskesmas juga sudah melakukan investigasi awal ke SMP 3 Wates. Cuman karena kondisi air mati dan toilet antri karena banyak yang diare sehingga dipulangkan. Sehingga kita di SMP 3 wates tidak terlalu dapat banyak info yang cukup," sambungnya.
4. Pemasok MBG Seworan
Kata Arif, MBG pemasok di dua SMP tersebut adalah dari Seworan.
Adapun dari MBG tersebut juga memasok ke 13 sekolah lainnya.
Hingga kini, pihaknya belum ada laporan lain dari sekolah-sekolah tersebut.
Hanya saja kasus terbanyak ada di SMP Muhammadiyah 2 Wates dan SMPN 3 Wates.
"Kita belum ada informasi lanjutan dari jadwal MBG yang ada di Seworan, tadi juga ada 13 sekolah kalau tidak salah SD dan SMP area SPPG tersebut. Pastinya yang agak besar memang sini (SMP Muhammadiyah 2 Wates) dan Sogan (SMP N 3 Wates). Yang SD belum ada informasi yang kita terima," ujarnya.
Baca Juga: 4 Fakta Kebakaran Mobil di Bantul Yogyakarta, Aki Ngedrop hingga TKP di Kontrakan