"Tetapi karena peristiwa itu sudah terjadi, maka saya menyampaikan pertama, turut berduka cita, semoga almarhum dan almarhumah diterima di sisi-Nya" sambungnya.
Terkait adanya korban jiwa dalam peristiwa itu, Gubernur Jabar yang akrab disapa KDM menyampaikan permohonan maaf kepada para korban.
"Saya menyampaikan permohonan maaf atas nama anak saya, mohon maaf yang sebesar-besarnya atas peristiwa tersebut," ungkap Dedi.
Baca Juga: MenPAN RB Setujui Gaji PPPK Paruh Waktu 27 Daerah di Jawa Barat, Juaranya Bukan Kota Bandung
Uang Duka Bagi para Korban
Dedi juga menyebut adanya uang duka yang dinilai sebagai bentuk empati terhadap keluarga korban.
"Kemudian yang ketiga, saya sudah meminta staf saya untuk menemui keluarga korban untuk menyampaikan uang duka dari saya sebagai Gubernur Jawa Barat terhadap warga saya yang mendapat musibah," sebut Dedi.
"Kami memberikan uang duka tersebut sebesar Rp150 juta per keluarga (korban), sebagai bentuk empati atas musibah tersebut," terangnya.
Baca Juga: Usai Dilantik, Pengurus PGRI Kabupaten Ciamis Tancap Gas, Ini 5 Program Prioritas
Menyikapi insiden dalam pesta rakyat tersebut, Dedi menilai hal tersebut sebagai pelajaran baginya untuk lebih memperhatikan segala risiko dalam pembuatan suatu acara yang melibatkan orang banyak.
"Ini merupakan pembelajaran penting, bagi siapa pun, termasuk keluarga saya sendiri, kalau membuat acara itu harus segala diperhitungkan, agar mengantisipasi kemungkinan buruk yang akan terjadi," tukas Dedi.***