Korban merupakan warga Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang yang berprofesi sebagai tukang.
Dari keterangan pihak keluarga, korban terakhir kali terlihat pada Senin siang, 7 Juli 2025.
Saat itu korban pamit kepada istrinya, Martha Selan (53), bahwa ia hendak ke Kota Kupang untuk menjenguk kerabat.
Sejak itu korban tidak diketahui keberadaannya hingga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak dilakukannya autopsi.
Kapolsek Fatuleu menyatakan bahwa meskipun keluarga menolak autopsi, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan awal untuk memastikan tidak adanya unsur pidana.
Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.***