"Awal mula sepeda motor KLX yang dikendarai saudara BA berboncengan dengan saudara AB berjalan dari arah selatan atau Purworejo, ke utara atau masuk wilayah Wates. Sesampainya di TKP, keluar badan jalan menabrak patok pembatas yang berada di bahu jalan sebelah kiri kemudian terpental membentur tiang ruko," terangnya.
"Saat kejadian kecepatan sepeda motor diperkirakan mencapai 80km/jam," imbuh Tanto.
3. Kondisi Korban
Kerasnya benturan membuat kedua korban terluka parah.
Tanto bilang, pemotor terluka cedera kepala dan patah pada bagian lengan kiri dan kaki kiri.
Korban pun langsung dikarikan ke RSUD Wates untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara pemboncengnya meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit.
"Untuk pemotor mengalami cedera kepala dan patah pada bagian lengan kiri dan kaki sebelah kiri. Kini dirawat di RSUD Wates. Sementara pembonceng sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong. Untuk pembonceng mengalami cedera kepala berat," ucapnya.
4. Polisi Lakukan Penyelidikan
Polisi menyebut pihaknya belum bisa memastikan penyebab kecelakaan.
Kekinian kasus laka lantas ini masih dalam proses penyelidikan.
Berkaca dari kasus ini, Tanto mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintasi jalan nasional ruas Kulon Progo.